APBD Dvisit akibat kunjungan Anggota DPRD & Pejabat DINAS Pariwisata BABEL ke Belanda hanya Pamer kain

APBD Provinsi Babel tahun 2011 mengalami defisit l. Sehingga perlu penyesuaian yang sedang dibahas oleh eksekutif dengan legislative, “Defisit anggaran disebabkan antara kebutuhan pembangunan dengan kemampuan kita mendapat keuangan tidak berimbang.

Artinya kebutuhan jauh lebih besar dari kemampuan, hal itu yang menyebabkan kita defisit,” sedangkan info saya dapatkan kemaren bahwa beberapa  ANGGOTA DPRD BABEL  sempat mebawa anak istri nya bersama Pejabat DINAS Pariwisata Propinsi Kep.

Bangka Belitung hanya untuk memamerkan kain CUAL dinegeri Belanda, apakah ini contoh kecil dari penggunaan anggaran sehingga  APBD 2011 devisit hampir 100M, kalo emang ini bener bener terjadi sangat disayangkan disaat permasalahan rakyat babel yang begitu komplek dari permasalahan cpns yg kmrn udah jelas babel termasuk 40 daerah bermasalah yg dikeluarkan menpan, lingkungan serta tambang yg disoroti lembaga internasional serta wapres scra nasional yg sampai dengan skr tdk ada kejelasan pembentukan tim untuk menangani permasalahan tamb & lingkungan dari pemerintah pusat hingga komitmen PT.TIMAH terhadap masyarakat & pemuda babel, ini tidak bisa dibiarkan saya menghimbau kepada para pemimpin di babel ini untuk duduk semeja menyelesaikan permasalahn dibabel & mengupayakan saham BUMN yg berdomisili di wilayah propinsi kep.

Bangka belitung ini wajib kita peroleh, yg seharusnya para wakil rakyat kita yg di depan untuk hal ini, tp realita apa yg terjadi sibuk bawa keluarga kunjungan ke  luar negri, dengan alasan promosi pariwisata, skdr masukan untuk pemda di babel tidak perlu lagi skr ini promosi daerah hanya dengan buka stand, buka acara seperti babel expo dan lainnya krn hanya menghamburkan uang rakyat tetapi cb program promosi daerah di alihkan ke lebih entertainment, jalin kerja sama dengan beberapa stasiun televisi swasta daerah / nasional untuk membuka program acara di wilayah babel contoh acara musik/lainnya, serta menganggarkan untuk program anak muda dibidang musik krn group band dibabel ini secara kwalitas tdk mau kalah bersaing dengan daerah lainnya krn kurang support dari pemda padahal berbicara promosi daerah lbh jelas contoh sheila on 7 dari jogya, peter pan dr bandung dan armada dari palembang, dibid olah raga kenapa babel tdk seperti sumsel kmrn dengan membeli lisensi club sepak bola nasional semua itu tidak perlu dengan uang APBD tetapi cukup dengan komitmen pelaku usaha dari sriwijaya,dealer motor/mobil dan pelaku pertambangan dan lainnya jangan hanya bisa mengeruk uang rakyat babel tetapi tidak ada timbal baliknya,  kalau pun ada timbal

baliknya berati jelas uang tersebut untuk pelicin para anggota DPRD / pejabat. ini lah contoh dari kurang berkualitasnya SDM di pemda babel promgram kerjanya rata rata monoton disebabkan oleh sistem dari Proses penerimaan CPNS yg lebih mementingkan kedekatan keluarga serta jaringan, bkn faktor dari kualitas, saya sangat heran dengan bnyknya para kandidat cagub /cawagub babel apa mereka tidak tahu begitu repotnya ngurusin pemda di babel ini krn SDM dibawah rata rata, apa ada kepentingan lainya dibalik itu semua???? masyarakat babel yg menilai.

2 Komentar

Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Perlahan namun pasti suara-sura seperti ini pasti akan membuahkan hasilnya, mereka tak mungkin selamanya menutup mata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: